Perkuat Pemetaan Talenta ASN, BKPSDM Sulbar Lakukan Pendampingan Langsung ke OPD

oleh
oleh

MAMUJU, INISULBAR.COM, — Dalam rangka mendukung percepatan penerapan Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara (ASN), Bidang Pengembangan Aparatur, Sertifikasi Kompetensi dan Pengelolaan Kelembagaan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) bersama UPTD Penilaian Kompetensi melaksanakan pendampingan langsung ke seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Kegiatan yang dikemas dalam bentuk coaching clinic pemutakhiran data Sistem Informasi Aparatur Sipil Negara (SIASN) ini merupakan tindak lanjut dari arahan pimpinan agar data dukung talenta ASN dapat segera dirampungkan secara menyeluruh, akurat, dan terintegrasi.

Upaya ini sejalan dengan Misi Gubernur Sulbar Suhardi Duka bersama Wakilnya Salim S. Mengga, khususnya dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel serta mewujudkan pelayanan dasar dan berkualitas.

Pada Kamis, 8 Januari 2026, kunjungan perdana pendampingan dilaksanakan ke enam OPD, yakni BKPSDM, Biro Hukum, Biro Organisasi, Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, serta Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral.

Pendampingan ini difokuskan pada asistensi teknis pengisian dan pemutakhiran data SIASN, termasuk kelengkapan evidence pendukung yang diperlukan dalam proses pemetaan talenta ASN. Data yang valid dan mutakhir menjadi fondasi penting dalam penerapan kebijakan manajemen talenta, mulai dari perencanaan karier, pengembangan kompetensi, hingga penempatan ASN pada jabatan strategis sesuai potensi dan kinerjanya.

Kepala BKPSDM Sulbar, Herdin Ismail menyampaikan bahwa kegiatan coaching clinic pemutakhiran data SIASN ini merupakan langkah strategis dalam mempercepat penerapan Manajemen Talenta ASN di lingkungan Pemprov Sulbar.

“Data ASN yang akurat, valid, dan terbarui merupakan kunci utama dalam pelaksanaan manajemen talenta. Melalui pendampingan langsung ke OPD, kami ingin memastikan seluruh data dukung talenta dapat dipenuhi secara tepat waktu dan sesuai ketentuan, sehingga menjadi dasar yang kuat dalam perencanaan karier, pengembangan kompetensi, dan penempatan ASN secara objektif dan profesional,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi dan komitmen seluruh OPD agar proses pemutakhiran data SIASN dapat segera dirampungkan.

“Kami berharap seluruh OPD dapat proaktif dan bersinergi, karena keberhasilan manajemen talenta sangat ditentukan oleh kualitas data yang kita miliki bersama,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, BKPSDM Sulbar berharap seluruh OPD memiliki pemahaman yang sama serta komitmen kuat dalam mendukung kebijakan Manajemen Talenta ASN, sebagai upaya mewujudkan birokrasi yang profesional, adaptif, dan berdaya saing. (*)