oleh

Hanya 165 dari 249 Peserta Yang Akan Ikut SKB CPNS di Mamuju

Mamuju, Inisulbar.com — Tahapan pendaftaran ulang peserta seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2019 yang lolos dalam Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) pada Februari lalu untuk mengikuti tahapan selanjutnya yaitu Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) yang dimulai dari 1-9 Agustus telah usai.

Hanya 165 peserta yang akan melangsungkan SKB di Mamuju dari 249 peserta yang lolos tahapan SKD sebelumnya. Sedang peserta yang lain dipastikan mengikuti SKB di daerah lain.

Kabid Pengadaan Informasi BKPP Mamuju, Muhammad Yusuf saat dikonfirmasi Senin (10/8/2020) mengungkapkan seluruh peserta yang lolos dalam tahapan SKD seluruhnya telah mendaftar ulang untuk ikut SKB. Tidak ada satupun yang tidak mendaftar ulang dalam seleksi kali ini.

“Pendaftaran ulang untuk SKB telah selesai tadi malam pada pukul 00.00 dini hari. Namun dikarenakan kebijakan dari pusat melalui Surat edaran Mempan dan BKN untuk mencegah penyebaran claster br covid 19. peserta SKB dapat memilih tempat pelaksanaan ujian SKB di domisili peserta yang terdekat,” ungkap Yusuf.

Beberapa peserta memilih untuk melanjutkan tahapan SKB diluar kabupaten Mamuju yang rencananya akan menggelar SKB di UPT BKN Mamuju. Beberapa ada di pulau Jawa, dan Kalimantan.

“Yang akan ikut SKB di Mamuju hanya 165 orang. Kemudian ada yang ikut SKB di Balikpapan 2 orang, Jambi 1 orang dan ada juga di Surabaya 1 orang yang akan melakukan SKB sesuai tempat pelaksanaan pilihannya, sedang yang lainnya melakukan SKB di Palu dan Makassar” tambah Kabid Pengadaan Informasi BKPP Mamuju

Berdasarkan data yang didapatkan, dari 249 peserta, sebanyak 66 Peserta memilih lokasi ujian di Kantor Regional IV BKN Makassar, 14 Peserta di UPT BKN Palu, 1 Peserta di Kantor Regional II BKN Surabaya, 2 Peserta di UPT BKN Balikpapan, 1 Peserta di UPT BKN Jambi dan 169 Peserta di UPT BKN Mamuju

Saat ini tahapan selanjutnya dari seleksi penerimaan CPNS ialah pencetakan kartu ujian, selanjutnya peserta diharapkan untuk mengisolasi dari selama 14 hari untuk kemudian menunggu jadwal pelaksanaan SKB dari pusat.

Komentar