Tim Sulbar Sehat Bahas Upaya Peningkatan Penemuan Kasus TB di Puskesmas Tampapadang

oleh
oleh

MAMUJU, INISULBAR.COM,- Puskesmas Tampapadang Kabupaten Mamuju menjadi lokasi pembahasan indikator angka penemuan Tuberkulosis (TB) sebagai salah satu indikator utama Sulbar Sehat.

Pengelola Program TB Dinas Kesehatan provinsi Sulawesi Barat, Harsalim, menyampaikan bahwa target penemuan kasus TB tahun 2025 ditetapkan sebanyak 111 kasus, namun hingga saat ini baru ditemukan 62 kasus. Hal ini menunjukkan masih perlunya upaya intensif untuk meningkatkan cakupan deteksi kasus.

Menurut Harsalim, strategi yang sedang dan akan dilakukan meliputi peningkatan kompetensi tenaga kesehatan serta kader di Pustu untuk melakukan skrining TB, edukasi lintas sektor dan masyarakat terkait pencegahan TB, serta pemeriksaan dan pemeliharaan sarana seperti mikroskop yang saat ini status rusak di Puskesmas.

Harsalim juga mengingatkan masyarakat tentang bahaya penularan TB.

“Penularan TB terjadi ketika kuman TB di udara terhirup oleh orang lain. Sekali batuk, seorang penderita dapat mengeluarkan hingga 3.000 percikan dahak yang mengandung sekitar 3.500 kuman TB. Bahkan sekali bersin bisa menyebarkan 4.500 hingga 1 juta kuman. Karena itu, perilaku batuk dan bersin dengan etika yang benar sangat penting untuk mencegah penularan,” jelasnya.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, menegaskan bahwa penanganan TB merupakan salah satu quick wins pemerintah pusat yang juga menjadi prioritas Provinsi Sulawesi Barat.

“TB adalah salah satu indikator daya ungkit dalam misi Gubernur Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga untuk mewujudkan SDM Sulbar yang unggul dan berkarakter,” ujarnya.

Melalui langkah-langkah terukur ini, diharapkan upaya deteksi dini, edukasi masyarakat, dan peningkatan kapasitas tenaga kesehatan mampu mendorong tercapainya target penemuan kasus TB di Puskesmas Tampapadang, serta memperkuat pencapaian program Sulbar Sehat. (*)