MAMUJU, INISULBAR.COM, – Tokoh agama sekaligus Tenaga Ahli Gubernur Sulawesi Barat, Hajrul Malik, memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran Polresta Mamuju atas pengamanan pelaksanaan shalat tarawih di 14 masjid dalam Kota Mamuju selama bulan suci Ramadhan.
Menurut Hajrul, langkah Polresta Mamuju yang menurunkan personel untuk mengamankan masjid-masjid saat tarawih merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam memastikan umat Islam dapat beribadah dengan aman dan khusyuk.
“Saya melihat langkah Polres Mamuju mengamankan pelaksanaan tarawih di masjid-masjid serta mengerahkan personel untuk patroli malam selama Ramadhan adalah bagian dari ikhtiar menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat. Bagi jamaah, rasa aman itu penting agar ibadah bisa dijalankan dengan khusyuk. Jadi kita apresiasi kehadiran negara dalam memastikan ruang-ruang ibadah dan ruang publik tetap kondusif,” ujar Hajrul Malik.
Tak hanya pengamanan di masjid, Hajrul juga mengapresiasi langkah Polresta Mamuju yang mengerahkan sebanyak 68 personel setiap malam untuk melaksanakan patroli dan penjagaan kamtibmas mulai pukul 22.00 WITA hingga 06.00 WITA selama bulan Ramadhan.
Ia menilai, kehadiran aparat hingga dini hari menjadi bentuk komitmen kuat dalam menjaga stabilitas keamanan, sekaligus mencegah potensi gangguan ketertiban seperti balap liar, keributan remaja, hingga tindak kriminalitas lainnya yang kerap meningkat di malam hari.
“Tentu pengamanan ini tidak berdiri sendiri. Spirit Ramadhan mengajarkan kita semua untuk ikut menjaga ketertiban: orang tua mengingatkan anak-anaknya, pemuda menahan diri dari aktivitas yang mengganggu ketenangan malam, dan warga saling peduli terhadap lingkungan sekitar. Ketika aparat, tokoh agama, dan masyarakat berjalan seiring, maka keamanan bukan hanya soal patroli, tetapi menjadi budaya bersama. Inilah suasana Ramadhan yang kita harapkan: aman, tertib, dan penuh keberkahan,” lanjutnya.
Hajrul menegaskan bahwa keamanan merupakan prasyarat utama terciptanya ibadah yang tenang. Dari ibadah yang tenang akan lahir akhlak yang baik, dan akhlak yang baik pada akhirnya memperkuat ketertiban sosial di tengah masyarakat.
“Keamanan adalah prasyarat ibadah yang tenang. Ibadah yang tenang melahirkan akhlak yang baik. Akhlak yang baik memperkuat ketertiban sosial. Jadi, Ramadhan ini mari kita jaga keamanan sebagai bagian dari ibadah sosial kita,” tegasnya.
Dengan pengamanan di 14 masjid dan patroli rutin 68 personel setiap malam, Polresta Mamuju dinilai berhasil menciptakan suasana Ramadhan yang aman dan kondusif di wilayah Kota Mamuju.
Di akhir pernyataannya, Hajrul Malik menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada institusi Polri, khususnya Polresta Mamuju, atas dedikasi dan kerja keras dalam menjaga keamanan masyarakat selama bulan suci.
“Terima kasih Polri, khususnya Polresta Mamuju. Semoga sinergi,” tutupnya.
Humas Polresta Mamuju

