POLMAN, INISULBAR.COM,– Pemadaman listrik berdurasi hingga empat jam di sejumlah wilayah Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Jum’at (30/10/2026), tidak sekadar mengganggu kenyamanan warga.
Gangguan pasokan listrik itu langsung memukul roda perekonomian masyarakat kecil.
Pelaku usaha mikro terpaksa menghentikan aktivitas produksi dan pelayanan. Sementara bahan dagangan berisiko rusak tanpa jaminan penggantian kerugian.
Dilansir dari laman Breaking Newspost.id, sejumlah pelaku UMKM mengeluhkan terganggunya aktivitas usaha selama listrik terhenti. Bagi mereka, pasokan listrik yang andal bukan kemewahan, melainkan syarat utama beroperasi.
“Kalau listrik padam sampai empat jam, aktivitas usaha tentu terhenti. Kami tidak bisa bekerja secara normal,” ujar salah satu pelaku UMKM di Polman yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.
“Bahan dagangan yang disimpan di lemari pendingin juga khawatir tidak lagi layak. Ini kerugian yang langsung kami rasakan,” sambungnya.
Keluhan ini menyoroti persoalan lebih luas: keandalan infrastruktur dasar yang menjadi penopang ekonomi rakyat.
Di tengah dorongan pemerintah untuk memperkuat UMKM, gangguan layanan yang berulang justru menjadi beban yang belum ditemukan solusinya.
Pertanyaan untuk PLN:
Pertanyaan mendasar muncul terkait keandalan layanan kelistrikan di Bumi Tipalayo.
Apa penyebab spesifik pemadaman yang terjadi di wilayah Polewali Mandar?
Wilayah mana saja yang terdampak dan berapa lama estimasi pemulihan sepenuhnya?
Langkah pencegahan apa yang disiapkan agar gangguan berulang dalam durasi serupa tidak terus terjadi?
Pertanyaan untuk Pemkab Polman:
Sementara itu, kepada Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar, sejumlah pertanyaan kritis juga patut dijawab.
Apakah pemerintah daerah telah menerima dan mencatat keluhan pelaku UMKM terkait gangguan listrik ini?
Langkah koordinasi konkret apa yang telah dilakukan bersama PLN untuk menyelesaikan persoalan ini?
Bagaimana pemerintah menjamin kebutuhan infrastruktur dasar pelaku usaha menjadi prioritas pembangunan daerah?
(***)
