JAKARTA, INISULBAR.COM,— Suasana hening menyelimuti Taman Makam Pahlawan Nasional Kalibata saat petugas upacara dengan penuh kehormatan menyerahkan lipatan bendera merah putih kepada istri almarhum Mayjen TNI (Purn) Salim S. Mengga, Minggu (1/2/2026).
Prosesi tersebut menjadi penanda berakhirnya rangkaian upacara pemakaman militer sekaligus bentuk penghormatan negara atas pengabdian almarhum semasa hidup.
“Ada sebuah tanggung jawab yang tidak perlu diucapkan dengan kata-kata, namun terikat kuat dalam janji setia. Menerima kain merah putih ini bukan sekadar prosesi, melainkan simbol bahwa napas pengabdian almarhum akan selalu menemukan jalannya untuk tetap hidup,” demikian ungkapan yang menggambarkan makna mendalam dari momen tersebut.
Dengan ekspresi tegar namun sarat duka, Hj. Fatmawati Salim Mengga menerima lipatan bendera itu dan memeluknya erat. Tangis keluarga pecah, mengiringi detik-detik ketika simbol kehormatan negara tersebut berpindah ke pangkuannya.
Di tengah suasana duka, saudara kandung almarhum, Aladin S. Mengga, turut menyampaikan ucapan belasungkawa kepada para pelayat sekaligus mewakili keluarga besar. Ia mengungkapkan permohonan maaf apabila almarhum semasa hidup pernah khilaf dalam perkataan maupun perbuatan.
“Atas nama keluarga, kami memohon maaf yang sebesar-besarnya jika almarhum pernah memiliki salah, baik yang disengaja maupun tidak. Bila pernah ada kata yang melukai perasaan saudara, kami mohon kiranya dimaafkan,” ujarnya.
Penyerahan bendera dalam upacara militer merupakan bentuk penghormatan tertinggi negara kepada sosok yang dikenal berdedikasi dalam menjalankan tugas. Bagi keluarga, momen tersebut bukan hanya seremonial, tetapi juga pengingat bahwa nilai-nilai perjuangan almarhum akan terus hidup dan diwariskan.
Sebelumnya, Gubernur Suhardi Duka, bertindak sebagai Inspektur Upacara pada upacara persemayaman di rumah duka menyampaikan dengan penuh haru meneteskan air mata mengenang sosok almarhum yang dikenal sebagai pemimpin visioner, jujur, dan penuh dedikasi terhadap masyarakat Sulbar.
Suhardi Duka, menyampaikan, atas nama jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dan seluruh masyarakat Sulbar, hari ini kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya ke rahmatullah orang tua kami, pemimpin kami, Bapak Mayjen TNI (Purn) Salim S Mengga.
“Hari ini kami melepas jenazah beliau ke tempat peristirahatan terakhir. Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala mengampuni segala dosa dan melimpahkan pahala atas seluruh jasa serta pengabdian yang telah beliau lakukan sepanjang hidupnya,” ungkap dengan suara bergetar menahan tangis,” ucap Suhardi Duka. (*)

