JAKARTA, INISULBAR.COM, – Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Hamdani Hamdi, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Satuan Kerja (Satker) lingkup Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian (Ditjen LIP) Tahun 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ruang Rapat Lantai 7 Gedung E Kementerian Pertanian, Jalan Harsono RM, Pasar Minggu, Jakarta Pusat, pada Kamis, 8 Januari 2026.
Rakor ini diselenggarakan sehubungan dengan telah ditetapkannya Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Ditjen LIP Tahun Anggaran 2026, sebagai langkah awal dalam rangka persiapan dan percepatan pelaksanaan kegiatan dan anggaran Ditjen LIP Tahun Anggaran 2026.
Rakor diawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan dengan arahan dari Dirjen LIP Hermanto. Selanjutnya disampaikan paparan mengenai kebijakan anggaran Ditjen LIP, sosialisasi petunjuk teknis (juknis) kegiatan lingkup Ditjen LIP, serta ditutup dengan penandatanganan perjanjian komitmen percepatan pelaksanaan kegiatan dan anggaran.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas TPHP Sulbar, Hamdani Hamdi, menyampaikan bahwa Pemprov Sulbar bersama Pemerintah Pusat berkomitmen untuk mempercepat transformasi sektor pertanian di daerah, dengan terus memantau dan memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai dengan perencanaan.
Salah satu fokus utama yang menjadi perhatian adalah peningkatan Indeks Pertanaman (IP) Padi, sebagaimana yang diharapkan oleh Gubernur Sulbar Suhardi Duka. Peningkatan IP ini diharapkan mampu mendorong terjadinya panen dua kali dalam setahun di wilayah yang selama ini hanya mampu panen sekali, khususnya pada daerah yang terkendala ketersediaan air saat musim kemarau.
“Dengan adanya irigasi perpompaan dan perpipaan ini, harapan kita di musim kemarau pun masih bisa dilakukan penanaman. Setelah kita lakukan optimasi, mudah-mudahan IP kita bisa meningkat, sehingga visi misi Gubernur dan Wakil Gubernur Sulbar, Suhardi Duka-Salim S. Mengga dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dapat terwujud,” ungkap Hamdani Hamdi.
Hamdani Hamdi berharap melalui optimasi lahan dan penguatan sistem irigasi, sektor pertanian mampu berkontribusi signifikan dalam memenuhi kebutuhan beras nasional dari produksi dalam negeri, sekaligus mendukung terwujudnya swasembada beras yang berkelanjutan. (*)

