Kapolda Sulbar Sebut Baret Simbol Kehormatan dan Tanggung Jawab Bintara Polri

oleh
oleh

MAMUJU, INISULBAR.COM, – Tradisi pembaretan bagi bintara remaja angkatan 54/58 berlangsung di Pantai Malauwa, Selasa (20/1/26) yang dipimpin langsung Kapolda Sulbar Irjen Pol Adi Deriya Jayamarta dan dihadiri para pejabat utama Mapolda.

Dalam amanatnya, Kapolda menyampaikan bahwa tradisi pembaretan bukan sekadar kegiatan simbolis semata, melainkan sebuah kehormatan sekaligus pengakuan atas proses panjang pendidikan dan pembentukan karakter yang telah ditempuh para bintara.

“Baret adalah simbol kehormatan, keberanian, kedisiplinan dan tanggung jawab. Sejak saat ini, kalian dituntut untuk menjunjung tinggi nilai-nilai tersebut dalam setiap pelaksanaan tugas,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa fungsi kepolisian akan berjalan optimal jika dilandasi niat tulus, kehormatan, kedisiplinan, serta rasa tanggung jawab yang tinggi.

“Kalian kini adalah abdi Bhayangkara yang harus memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat itulah hakikat utama seorang Bhayangkara,” tegasnya.

Kapolda juga mengingatkan bahwa baret merupakan simbol pengabdian kepada masyarakat, dengan mengemban Tri Brata dan Catur Prasetya serta motto Rastra Sewakottama yang menjunjung tinggi prinsip Polri sebagai pelayan masyarakat.

“Jalankan tugas dengan sebaik-baiknya, jaga kehormatan institusi dan jangan pernah terlibat pelanggaran atau kejahatan. Polisi adalah lawan penjahat dan siapa pun yang melanggar akan diproses secara adil,” jelasnya.

Bagi para Samapta, ia menekankan pentingnya menampilkan wajah Polri yang humanis, tegas, namun tetap berkeadilan.

“Catat dalam sejarah hidup kalian bahwa pada tanggal 20 Januari di Pantai Malauwa, kalian telah mengikrarkan diri untuk mengabdi kepada institusi Kepolisian. Warnailah perjalanan pengabdianmu sebagai orang-orang terpilih bagi bangsa dan negara,” tutup Kapolda.

Humas Polda Sulbar