POLMAN, INISULBAR.COM, – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Syamsul Samad, menghadiri sekaligus membuka Turnamen Pickle Ball SMK Tinambung Cup, yang digelar di Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sabtu (7/2/2026).
Turnamen ini berlangsung selama dua hari, mulai 7 hingga 8 Februari 2026, dan menjadi salah satu ajang kompetisi pickle ball yang mendapat perhatian langsung dari KONI Sulbar.
Dalam sambutannya, Syamsul Samad menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menggagas kegiatan tersebut, khususnya penggagas lapangan pickle ball yang kini bisa dimanfaatkan sebagai sarana pertandingan.
“Sebagai Ketua KONI, saya berterima kasih kepada penggagas kegiatan ini, terutama yang telah membangun lapangan. Karena dengan adanya lapangan, kita bisa bertanding dan mengembangkan olahraga ini,” ujar Syamsul Samad.
Ia menyebut pickle ball sebagai “anak bungsu” KONI Sulbar, karena termasuk cabang olahraga yang relatif baru dari sisi usia, namun memiliki perkembangan yang sangat pesat.
“Saat ini KONI Sulbar membina lebih dari 40 cabang olahraga, dan pickle ball sudah resmi masuk KONI di bawah kepemimpinan yang kami akui secara resmi, yakni Ibu Hj. Jumyati Mahmud,” jelasnya.
Menurut Syamsul Samad, pickle ball memiliki keunggulan karena bersifat sangat merakyat dan dapat dimainkan oleh berbagai kalangan usia, mulai dari anak sekolah dasar hingga para pensiunan.
“Ini olahraga luar biasa. Masuk ke semua ruang dan lini. Bahkan banyak yang sebelumnya sudah lama tidak berolahraga, sekarang kembali aktif dan ikut pertandingan sampai ke luar daerah,” ungkap Syamsul Samad.
KONI Sulbar, kata dia, menyambut positif geliat tersebut dan membuka ruang selebar-lebarnya bagi pengembangan pickle ball di Sulbar. Bahkan, cabang olahraga ini direncanakan akan dipertandingkan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulbar 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Polman.
“Insyaallah akhir bulan depan akan kami sahkan daftar cabang olahraga Porprov 2026. Porprov nanti juga kami rancang agak berbeda, tidak terpusat di satu lokasi saja, tetapi tersebar di beberapa wilayah dan kecamatan,” tuturnya.
Syamsul Samad menambahkan, ada beberapa cabang olahraga akan dipertandingkan pada Porprov 2026, dengan mempertimbangkan efisiensi anggaran. Pasalnya, setiap penambahan satu cabang olahraga membutuhkan anggaran yang cukup besar.
Turnamen Pickle Ball SMK Tinambung Cup diharapkan menjadi momentum penting dalam mendorong pembinaan atlet, memperluas minat masyarakat, serta memperkuat eksistensi pickle ball sebagai cabang olahraga baru yang berkembang pesat di Sulbar.(*)


