Biro Organisasi Setda Sulbar Laksanakan Pendampingan Penyusunan SOP Dinas ESDM

oleh
oleh

MAMUJU, INISULBAR.COM, – Biro Organisasi Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) terus mendorong peningkatan kinerja dan pelayanan publik di lingkup Pemprov Sulbar. Melalui Bagian Tatalaksana dan Pelayanan Publik, Biro Organisasi menerima kunjungan konsultasi dari Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulbar terkait penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP).

Pertemuan ini berlangsung Jumat 20 Februari 2026. Penerapan SOP yang efektif sangat menunjang Misi Kelima Gubernur Sulbar Suhardi Duka, untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel serta mewujudkan pelayanan dasar dan berkualitas.

Konsultasi ini bertujuan untuk mengoptimalkan dokumen prosedural pada Dinas ESDM agar lebih efektif, efisien, dan sejalan dengan standar administrasi pemerintahan yang berlaku.

Kepala Bagian Tatalaksana dan Pelayanan Publik Biro Organisasi Setda Sulbar, Subuki menyampaikan bahwa penyusunan SOP yang tepat merupakan langkah penting untuk menciptakan tata kelola pemerintahan efektif, efisien, transparan dan akuntabel.

“Kami menyambut baik inisiatif Dinas ESDM. Biro Organisasi berkomitmen memberikan pendampingan intensif agar SOP yang dihasilkan tidak hanya sekadar dokumen, tetapi menjadi panduan praktis dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, khususnya dalam menunjang pelayanan publik di sektor energi dan sumber daya mineral,” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, tim dari Dinas ESDM Sulbar didampingi langsung Penelaah Teknis Kebijakan Biro Organisasi Ade Astria yang menjelaskan mengenai alur kerja, identifikasi potensi risiko, dan penyempurnaan dokumen SOP pada beberapa bidang.

‘’Semoga kegiatan pendampingan ini dapat mempercepat penyelesaian SOP agar segera diimplementasikan di unit kerja masing-masing,’’ kata Ade Astria.

Ia menambahkan, Biro Organisasi setiap saat menerima konsultasi reviu dan bimbingan penyusunan SOP pada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sehingga pelayanan di unit kerja dapat lebih terukur, dan prima. (*)