oleh

Untuk Langkah Awal, Pemprov Sulbar Rencananya Akan Mengirim Sebanyak 150 Tenaga Kesehatan ke Jepang

Mamuju, iS -Bekerjasama Kaikoukai Healtethncare Group Asal Jepang, Pemerintah Provinsi Sulawsi Barat (Pemprov) Sulbar rencananya akan mengirim sebanyak 150 tenaga kesehatan profesional ke Jepang.

Hal itu disampaikan Direktur Rumah Sakit regional Prov.Sulbar
dr.Hj.Indahwati Nursyamsi di Mamuju kamis (30/01/20) kemarin.

dr. Indah mengatakan sebelum dikirim,tenaga kesehatan tersebut terlebih dahulu akan dilatih secara profesional.

Pelatihan tenaga kesehatan itu akan menggunakan dana APBD Sulbar dan akan dipusatkan di Rumah Sakit Umum Prov.Sulbar.

“Sebelum kita kirim kita akan latih dulu, setelah profesional betul baru kita kirim. langkah awal kita akan kirim 150 orang dulu. Pelatihannya akan di pusatkan di Rumah Sakit Umum Sulbar.InsaAlalh bulan Februari nanti akan kita mulai latih.”kata dr.Indah.

dr.Indah menjelaskah pengiriman tenaga kesehatan ke Jepang ini merupakan implementasi dari Visi-Misi Gubernur Sulbar pada poin peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM). Selain itu hal ini juga merupakan langkah Pemprov. Sulbar untuk menekan angka pengangguran dan kemiskinan di Provinsi Malaqbi ini.

“saya kira peluang ini harus kita tangkap, bagi yang mau miningkatkan SDM, pendapatan silahkan ikut program ini, pendapatannya bisa sampai 13-20 juta perbulan.” Pungkasnya

Sebelumnya, Pemprov. Sulbar kerjasama Kaikoukai Healtethncare Group Jepang menggelar seminar internasional “Ceregiver” di Aula lantai 4 kantor Gubernur Sulbar, Kamis, (30/01/20) kemarin.

Seminar Internasional “Ceregiver” itu dibuka Sekprov. Sulbar Muh. Idris dan dihadiri sejumlah kepala OPD lingkup Pemprov. Sulbar.

Seminar kesehatan itu dipandu oleh kepala Rumah Sakit Prov.Sulbar dr. Indahwati Nursyamsi. Seminar internasional itu menghadirkan sejumlah pembicara asal Jepang seperti, Abe Kazuya General Manager Overseas Human Ressources Departement Develoment Kaikoukai Healthcare Group dan Kawai Chieko Manager Kaikoukai Healthcare Group.

(Lal/edo)

 

Komentar