Samsat Keliling Menyapa Baras, UPTD Pelayanan Pajak Pasangkayu dan Bapenda Pasangkayu Jemput Pajak Hingga Desa Motu

oleh
oleh

PASANGKAYU, INISULBAR.COM, — Upaya mendekatkan layanan kepada masyarakat terus dilakukan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Barat. Melalui UPTD Pelayanan Pajak Daerah Pasangkayu, program Samsat Keliling kembali digelar dengan menyasar wilayah Kecamatan Baras, tepatnya di Desa Motu, Jumat (13/3/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk pelayanan jemput bola bagi masyarakat yang selama ini menghadapi kendala jarak untuk melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor di kantor Samsat.

Langkah tersebut juga merupakan bagian dari upaya mewujudkan misi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga, khususnya dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel serta mewujudkan pelayanan dasar yang merata dan berkualitas bagi seluruh masyarakat Sulawesi Barat.

UPTD Pelayanan Pajak Daerah Pasangkayu bersinergi dengan Tim Bapenda Kabupaten Pasangkayu turun langsung ke lapangan untuk memberikan layanan pembayaran pajak kendaraan kepada masyarakat setempat.

Dalam kegiatan tersebut tercatat sebanyak 5 unit kendaraan roda dua berhasil melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor. Untuk mempermudah transaksi, petugas juga menyiapkan metode pembayaran digital melalui QRIS, sehingga masyarakat dapat melakukan pembayaran secara lebih praktis dan cepat.

Kepala UPTD Pelayanan Pajak Daerah Pasangkayu, Kasfiani Darwis, mengatakan program Samsat Keliling menjadi salah satu strategi untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran wajib pajak.

“Melalui Samsat Keliling ini kami ingin memastikan masyarakat di wilayah yang jauh dari pusat kota tetap mendapatkan akses pelayanan yang mudah, cepat, dan transparan dalam pembayaran pajak kendaraan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya optimalisasi penerimaan pajak daerah dengan cara memberikan kemudahan kepada masyarakat.

Sementara itu, Kepala Bapenda Provinsi Sulawesi Barat, Abdul Wahab Hasan Sulur, menegaskan bahwa pelayanan jemput bola seperti ini akan terus digencarkan hingga menjangkau desa-desa.

Menurutnya, kehadiran Samsat Keliling tidak hanya bertujuan mengejar target pendapatan daerah, tetapi juga sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan publik yang lebih merata.

“Bapenda Sulbar terus mendorong inovasi pelayanan agar masyarakat semakin mudah memenuhi kewajiban pajaknya. Dengan mendatangi langsung desa-desa, masyarakat tidak lagi harus menempuh perjalanan jauh untuk membayar pajak kendaraan,” jelasnya.

Dengan hadirnya layanan Samsat Keliling hingga ke pelosok desa, diharapkan kesadaran masyarakat untuk membayar pajak kendaraan semakin meningkat sekaligus berdampak pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Sulawesi Barat. (*)