MAMUJU, INISULBAR.COM, – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat terus mendorong penguatan kolaborasi lintas sektor dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Hal itu terlihat dari keikutsertaan Kepala UPTD Laboratorium Kesehatan Masyarakat, Mujibah Ahmad, bersama jajaran dan Tim Kerja Kesehatan Lingkungan dalam rapat koordinasi MBG yang digelar di Sekretariat Satuan Tugas MBG, Dinas Pangan Daerah Sulbar, Kamis (2/4/2026).
Rapat ini bukan sekadar pertemuan biasa. Lebih dari itu, menjadi ruang untuk menyamakan langkah antarinstansi agar pelaksanaan program bisa berjalan lebih terarah dan terintegrasi.
Sejumlah pihak terlibat dalam koordinasi ini, mulai dari perangkat daerah terkait, Badan Gizi Nasional, hingga perwakilan pemerintah kabupaten. Tujuannya sama: memastikan kesiapan pelaksanaan program MBG di lapangan.
Keterlibatan DKPPKB Sulbar juga sejalan dengan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam mewujudkan sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter, sebagaimana tertuang dalam Panca Daya di bawah kepemimpinan Gubernur Sulbar, Suhardi Duka.
Selain itu, langkah ini juga mendukung program prioritas “Sulbar Sehat” yang menitikberatkan pada percepatan peningkatan status gizi masyarakat, terutama bagi kelompok rentan.
Kepala DKPPKB Sulbar, dr. Nursyamsi Rahim, menegaskan bahwa keberhasilan program Makan Bergizi Gratis sangat bergantung pada kekuatan kolaborasi.
“Program ini bukan hanya soal menyediakan makanan, tapi bagian dari upaya strategis untuk menurunkan stunting, meningkatkan kesehatan ibu dan anak, serta membentuk generasi yang lebih sehat dan produktif,” ujarnya.
Ia menambahkan, DKPPKB siap berperan aktif melalui penguatan layanan kesehatan, edukasi gizi, hingga integrasi dengan program kesehatan keluarga dan masyarakat.
Lewat koordinasi ini, diharapkan seluruh pihak bisa semakin solid—tidak berjalan sendiri-sendiri—agar program Makan Bergizi Gratis benar-benar tepat sasaran dan memberi dampak nyata bagi masyarakat Sulawesi Barat. (*)

