oleh

Maenunis: Klaim 60 Persen Habsi Wahid Tak Berdasar Survey

Mamuju, iS – Bakal calon bupati petahana Habsi Wahid dalam orasinya pada apel akbar relawan Habsi-Irwan, Senin (24/2) mengklaim elektabilitasnya telah mencapai 60 persen meninggalkan penantangnya Sutinah Suhardi yang hanya 16 persen.

Klaim Habsi Wahid ini dibantah oleh direktur Logos Politika, Maenunis Amin. Ia menyebut Habsi Wahid telah melakukan pengaburan hasil survey lembaga yang digunakannya.

“Baik dalam survey JSI ataupun Poltracking per Desember 2019 lalu, Habsi-Irwan tidak pernah menyentuh angka 60%. Kalau survey JUE, kami tidak kenal lembaga apa dan dari mana itu. Habsi terindikasi melakukan misleading information yang menciderai kajian akademik survey.” Ucap Maenunis.

Lebih jauh Jubir Sutinah ini mengurai hasil survey JSI yang diturunkan oleh Habsi-Irwan Desember 2019 lalu.

“Dalam survey JSI, elektabilitas Habsi Wahid pada simulasi 8 paslon hanya 49%. Sedangkan jika head to head, JSI mencatat Sutinah di angka 41,6%. Silahkan lihat lembar 7, 10 dan 56 dari hasil survey JSI yang Habsi-Irwan pegang.” Beber Maenunis.

Hasil survey Poltracking bahkan menunjukkan tren elektabilitas petahana cenderung lebih stagnan.

“Survey Poltracking malah menunjukkan pergerakan stagnan elektabilitas petahana. Pada simulasi 10, 6 dan 4 calon, Habsi hanya bergerak di angka 21,9%, 23,5% dan 25,5%. Jadi, tidak ada itu 60% seperti yang diklaim di apel akbar kemarin.” Imbuh Maenunis

Maenunis memberikan komparasi antara hasil survey JSI dan poltracking dengan hasil survey indopoll yang menurutnya menjelaskan tren pergerakan stagnan Habsi-Irwan.

“Hasil survey Indopol juga menggambarkan pergerakan petahana yang stagnan. Pada posisi top of mind Habsi hanya diangka 28,6%. Sedangkan pada simulasi 5, 3 dan head to head, Habsi hanya diangka 36,6%, 36,8% dan 37,7%. Jadi sekali lagi kita tegaskan bahwa klaim 60% petahana itu tidak berdasar survey.” Pungkasnya.(Ma/edo)

Komentar