oleh

Ini Poin Penting Koordinasi Bawaslu Dengan Kajati Sulbar

Mamuju, iS -Bangun komitmen dalam rangka penguatan soliditas Bawaslu Provinsi Sulbar dan Kejati Provinsi Sulbar dalam mengawal Pilkada 2020, Bawaslu Provinsi Sulbar melakukan kunjungan kerja di Kantor Kejaksaan Tinggi Provinsi Sulawesi Barat, Rabu (22/1/2020).

Ikut dalam kunjungan tersebut, Ketua Bawaslu Sulbar, Sulfan Sulo, Dr. Fitrinela Patonangi, (Anggota/Kordiv Hukum, Humas dan Hubal), Awaluddin Mustafa (Kepala Sekretariat), Ketua Bawaslu Mamuju, Rusdin, Ketua Bawaslu Mateng, Elmansyah, Ketua Bawalu Majene, Syofyan Ali, Ketua Bawaslu Mamasa, Rustam, Ketua Bawaslu Pasangkayu, Ardi Trisandi dan Ketua Bawaslu Polman, Saifuddin.

Mengawali kunjungan kerja tersebut, Sulfan Sulo selaku Ketua Bawaslu Provinsi Sulawesi Barat menyampaikan, kunjungan kerja ini sebagai bentuk silaturahmi dua lembaga Negara yaitu, Bawaslu Provinsi Sulawesi Barat dan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat, yang tergabung dalam Sentra Gakkumdu (Penegakkan Hukum Terpadu).

“Kami mengapresiasi dan menyambut baik kedatangan Bawaslu Provinsi Sulbar di Kejati. Ke depan, apa yang menjadi bentuk kerjasama dua lembaga ini baik dalam Sentra Gakkumdu, Pengawasan Netralitas ASN, maupun pengawasan Pengelolaan Penganggaran di Bawaslu Provinsi Sulbar,” pungkas Darmawel Aswar.

Melanjutkan hal tersebut, Fitrinela menyampaikan, Bawaslu Provinsi Sulbar mengapresiasi Kejaksaan Tinggi yang menjadi bagian dalam Sentra Gakkumdu, untuk mengawal Pilkada 2020 dan ke depan keberadaan Kejati sedapat mungkin dapat menjadi gerbang untuk mencegah terjadinya pelanggaran pemilihan Bupati dan Wakil Bupati untuk empat Kabupaten yang melaksanakan Pilkada.

Selain itu lanjutnya, tidak menutup kemungkinan, adanya incumbent di empat kabupaten yang berpilkada yaitu Kabupaten Mamuju, Mamuju Tengah, Pasangkayu dan Majene, pihaknya mengajak Kejati Sulbar untuk sama-sama mengantisipasi keterlibatan ASN dalam Pilkada 2020.

“Pertemuan ini dapat menjadi awal bagi dua lembaga ini untuk membangun komitmen dalam mengawal Pilkada 2020 yang telah memasuki tahapan,” ujarnya.

Mengakhiri pertemuan, Awaluddin Mustafa menyampaikan, selaku Bawaslu Provinsi Sulbar mengajak Kejati Provinsi Sulbar untuk sama-sama mengawal dan mendampingi terkait pengelolaan penganggaran keuangan di Bawaslu Provinsi Sulbar.

Berikut poin penting koordinasi dengan Kejati Sulbar.

1. Dalam rangka persiapan pelaksanaan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2020, Bawaslu Sulbar menyampaikan lebih awal sebagai bentuk pencegahan untuk menggandeng Kejaksaan Tinggi dan Kejaksaan Negeri untuk memberikan pembinaan dalam pengelolaan hibah APBD;

2. Bawaslu menyampaikan apresiasi kepada Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat yang telah aktif berpartisipasi dalam Forum Sentra Gakkumdu dalam hal penanganan pelanggaran pidana sehingga tidak menimbulkan polemik di masyarakat dan memberikan stabilitas politik yang kondusif.

3. Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat dalam pelaksanan forum sentra gakkumdu juga akan melakukan evaluasi terhadap efektifitas Sentra Gakkumdu dan kepada Bawaslu Kabupaten untuk tidak segan-segan menyampaikan jika ada kendala-kendala di pada saat bertugas atau berinteraksi dengan pihak Kejaksaan Negeri di kabupaten masing-masing.

( Hms Bawaslu Sulbar )