MAMUJU, INISULBAR.COM, – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Biro Pemkesra Setda Provinsi Sulawesi Barat menggelar Rapat Rencana Kerja Sub Kegiatan Hari-hari Besar Keagamaan, Rabu 28 Januari 2026, bertempat di Ruang Rapat Biro Pemkesra Setda Provinsi Sulawesi Barat.
Rapat ini dilaksanakan sebagai upaya mematangkan perencanaan serta menyelaraskan pelaksanaan sub kegiatan hari-hari besar keagamaan agar berjalan efektif, tertib, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap visi pembangunan Sulawesi Barat yang berlandaskan nilai-nilai religius, kebersamaan, dan keberpihakan pada kesejahteraan rakyat sebagaimana tertuang dalam semangat Pancadaya Gubernur Sulbar dan Wakilnya, Suhardi Duka dan Salim S. Mengga.
Kepala Biro Pemkesra Setda Provinsi Sulawesi Barat, Murdanil, menyampaikan bahwa rapat rencana kerja ini merupakan forum strategis untuk memastikan seluruh sub kegiatan hari besar keagamaan tersusun secara terencana, transparan, dan selaras dengan prioritas pembangunan daerah.
“Melalui rapat ini, kita mematangkan seluruh perencanaan sub kegiatan hari-hari besar keagamaan agar pelaksanaannya berjalan optimal, akuntabel, serta mampu mendukung pembinaan kehidupan keagamaan dan penguatan kerukunan umat di Sulawesi Barat,” ujarnya.
Ia menambahkan, Biro Pemkesra berkomitmen untuk terus mendorong sinergi antarperangkat daerah serta para pemangku kepentingan terkait guna mendukung penyelenggaraan kegiatan keagamaan yang inklusif, berkelanjutan, dan berdampak positif bagi masyarakat.
Kegiatan keagamaan dinilai memiliki peran strategis dalam memperkuat nilai-nilai spiritual, mempererat persaudaraan, serta menjaga keharmonisan sosial di tengah keberagaman masyarakat Sulawesi Barat. Oleh karena itu, perencanaan yang matang diharapkan mampu memastikan setiap kegiatan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga berkontribusi dalam pembentukan karakter masyarakat dan peningkatan kesejahteraan sosial.
Dengan dilaksanakannya rapat rencana kerja ini, diharapkan seluruh rangkaian kegiatan hari-hari besar keagamaan di Provinsi Sulawesi Barat dapat terlaksana secara lancar, tertib, dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat. (*)

